BeritaHukum & KriminalNews

3 Aliansi Kota Tanjungbalai Minta Majelis Hakim Hukum Seberat-Beratnya Rahmadi Terduga Bandar Narkoba

202
×

3 Aliansi Kota Tanjungbalai Minta Majelis Hakim Hukum Seberat-Beratnya Rahmadi Terduga Bandar Narkoba

Sebarkan artikel ini

Ratusan massa yang tergabung dari beberapa aliansi seperti BIM (Badan Intelijen Masyarakat), GAPAI dan Koalisi Pemuda Peduli Kota Tanjungbalai, menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Pengadilan Negeri Tanjungbalai, Asahan, Selasa (7/10/2025).

Kedatangan massa meminta agar terduga bandar narkoba Rahmadi dihukum seberat-beratnya.

Massa juga menilai, jaringan narkoba Rahmadi telah merusak generasi muda Kota Tanjungbalai selama ini.

Baca Juga :  Hari Pertama Gerakan Pangan Murah Polri di Samosir, 1,5 Ton Beras Ludes Terjual

“Jika satu orang diputus ringan dalam perkara narkoba, maka ada jutaan orang menunggu kerusakan generasi emas dimasa mendatang,” ucap Sekretaris BIM (Badan Intelijen Masyarakat) Indonesia, Rahmad dalam orasinya di depan Kantor Pengadilan Negeri Tanjungbalai, Selasa (7/10/2025)

Menurut mereka, Rahmadi adalah bandar narkoba yang telah dituntut 9 tahun penjara oleh pengadilan Negeri Tanjungbalai.

Baca Juga :  Jajal Pesawat Amfibi, Bupati Samosir: Era Baru dan Daya Tarik Baru Pariwisata Kabupaten Samosir

Untuk itu, mereka meminta agar majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungbalai benar-benar menegakkan hukum di Indonesia khususnya bagi pengedar narkotika.

“Jangan pernah memberikan ruang bagi pengedar narkotika. Tegakkan hukum yang adil,” pintanya.

Rahmad juga berharap, agar keaslian Kota Tanjungbalai sebagai Negeri yang banyak melahirkan para ulama terwujud kembali.

Baca Juga :  KPK dan Kejatisu Harus Memeriksa Dana CSR di PT. INALUM

“Sejak berkibarnya jaringan Nunung di Kota Tanjung, bayak generasi muda yang hancur akibat narkoba, sehingga generasi muda tidak lagi mau tau pelajaran agama. Maka dari itu, kami masyarakat Tanjungbalai meminta majelis hakim untuk menghukum seberat-beratnya Rahmadi, agar keaslian Kota Tanjungbalai yang melahirkan tokoh-tokoh agama dan ulama kembali terwujud,” harapnya. (Zega)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *