News

Dugaan Korupsi Proyek Floodway Medan, Garda Indonesia Satu Desak Audit KPK

367
×

Dugaan Korupsi Proyek Floodway Medan, Garda Indonesia Satu Desak Audit KPK

Sebarkan artikel ini

MEDAN – Garda Indonesia Satu secara resmi menyoroti proyek pembangunan floodway (saluran pengelak) Sikambing – Belawan SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Sumatera II Provinsi Sumatera Utara tahun 2023 pengendalian banjir di Kota Medan.

Lembaga swadaya masyarakat ini mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera melakukan audit investigatif, menyusul adanya dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek strategis dikerjakan PT.RPJ senilai Rp.65,5 miliar tersebut.

Baca Juga :  Jaksa Menyapa Kejati Sumut Ajak Masyarakat Ikut Aktif Melaporkan Perbuatan Korupsi

Ketua Umum Garda Indonesia Satu Edy S menilai proyek yang bertujuan untuk mengatasi banjir di Kota Medan ini terindikasi diduga tidak sesuai spesifikasi teknis dan berpotensi merugikan keuangan negara. Sorotan ini muncul setelah mencuatnya informasi mengenai dugaan aroma korupsi pada pengerjaan proyek, Floodway Medan ini.

Baca Juga :  Dalam Rangka HBA ke-64 dan HUT IAD ke-XXIV Tahun 2024, Kajati Sumut Tabur Bunga pada Makam 2 Mantan Gubernur

“Kami meminta KPK tidak tinggal diam dan segera turun tangan memeriksa seluruh alur anggaran dan pengerjaan di lapangan, terutama terkait efektivitas floodway dalam menanggulangi banjir,” tegas Edy S kepada wartawan Jumat (10/4/26)

Baca Juga :  Seorang ASN SDACKTR Sumut Bantah Pemberitaan Media Soal Tipu Warga Yang Melibatkan Dinas dan Kabid

Desakan ini bertujuan memastikan proyek pengendali banjir bernilai besar tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi objek tindak pidana korupsi. Pihak Garda Indonesia Satu berharap adanya transparansi penuh dari instansi terkait untuk menjawab keraguan publik terhadap kualitas proyek tersebut (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *