News

BBJN Sumut Klarifikasi Kendala Teknis Aplikasi LKPP dalam Proses Lelang, Kontraktor Menerima Penjelasan

291
×

BBJN Sumut Klarifikasi Kendala Teknis Aplikasi LKPP dalam Proses Lelang, Kontraktor Menerima Penjelasan

Sebarkan artikel ini


Topik News Medan – Menanggapi dinamika proses pengadaan barang dan jasa (PBJ), Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara memberikan klarifikasi terkait kendala teknis pada server LKPP yang sempat memicu kesalahpahaman dalam pengumuman lelang.
Berikut adalah poin-poin klarifikasi resmi atas kejadian tersebut
Gangguan Server pada tanggal 26 Maret 2026 pukul 13.35 WIB, terjadi kesalahan sistem (error) pada server LKPP yang menyebabkan keluarnya pengumuman otomatis secara prematur. Hal ini murni merupakan kendala teknis pada sistem aplikasi.
Pembatalan demi validasi menindaklanjuti kesalahan tersebut, pada pukul 15.03 WIB di hari yang sama, dilakukan pembatalan pengumuman. Langkah ini diambil karena proses evaluasi secara menyeluruh memang belum selesai dilakukan. Mengingat sistem lelang elektronik meniadakan tatap muka, kontraktor diharapkan merujuk pada pembaruan di jendela web masing-masing
Status tayang di web terkait tampilan di web kontraktor yang tidak berubah hingga 15 hari kemudian (13 April 2026), hal tersebut dikonfirmasi sebagai sinkronisasi data pada server lelang LKPP yang masih menayangkan data lama (statis) meskipun proses internal terus berjalan.
Tidak ada unsur tendensius. Pihak BBJN Sumut menegaskan bahwa seluruh proses pemilihan PBJ dilakukan secara profesional dan objektif. Tidak ada unsur tendensius terhadap pihak mana pun dalam proses penentuan pemenang lelang Kamis (16/4/26)
Penyelesaian secara kekeluargaan, pihak kontraktor telah menerima penjelasan teknis secara detail mengenai malfungsi aplikasi LKPP tersebut. Seluruh pihak sepakat bahwa persoalan ini bersumber pada gangguan sistem aplikasi dan bukan pada integritas proses lelang.
Pihak kontraktor PT.MIS menerima hasil dan jalannya proses lelang tersebut serta tidak akan melakukan tuntutan lebih lanjut. Kejadian ini menjadi catatan penting bagi pengembang sistem aplikasi lelang untuk melakukan perbaikan dan penguatan server agar kendala serupa tidak terulang di masa mendatang (TIM)

Baca Juga :  Perkara Penganiayaan Diselesaikan Dengan Restoratif Justice, Kajati Sumatera Utara Pulihkan Hubungan Kekeluargaan Antara Tersangka Dan Korban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *